THR Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan, ASN hingga Pensiunan Terima Lebih Cepat

ILUSTRASI. Tunjangan Hari Raya (THR) (shutterstock)
AMANAH INDONESIA, JAKARTA — Awal bulan Ramadan selalu membawa perubahan besar bagi keuangan rumah tangga, terutama bagi keluarga aparatur negara. Selain menyesuaikan ritme ibadah, banyak keluarga mulai menghitung ulang pengeluaran yang biasanya meningkat selama bulan puasa.

Kebutuhan pokok cenderung naik, rencana mudik mulai dipastikan, dan berbagai biaya tambahan tidak bisa dihindari. Dalam kondisi tersebut, kepastian pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi faktor penting yang menentukan stabilitas keuangan selama Ramadan.

Tahun ini, pemerintah memastikan kabar menggembirakan. Dana THR sebesar Rp55 triliun akan mulai dicairkan pada pekan pertama Ramadan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, anggota Polri, serta para pensiunan.

Pencairan Lebih Awal untuk Menjaga Konsumsi

Kementerian Keuangan menilai percepatan pencairan THR sebagai langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat pada awal tahun. Periode menjelang Lebaran dikenal sebagai salah satu masa perputaran uang terbesar dalam perekonomian nasional.

Lonjakan aktivitas biasanya terjadi di sektor perdagangan, transportasi, pariwisata, hingga usaha mikro dan kecil. Dengan pencairan sejak awal Ramadan, masyarakat memiliki waktu lebih longgar untuk merencanakan pengeluaran, bukan sekadar belanja mendadak menjelang hari raya.

Kebijakan ini juga diharapkan membantu menjaga stabilitas ekonomi kuartal pertama yang kerap dipengaruhi kondisi global.

Penerima THR Tahun Ini

THR diberikan kepada kelompok aparatur negara secara luas, yaitu:

  • ASN aktif

  • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

  • Prajurit TNI

  • Anggota Polri

  • Pensiunan

Besaran THR yang diterima masing-masing kelompok berbeda, tergantung status kepegawaian dan komponen penghasilan yang berlaku.

ASN aktif umumnya memperoleh THR setara satu bulan penghasilan yang terdiri dari gaji pokok dan berbagai tunjangan melekat. Namun, tidak semua tunjangan berlaku sama di setiap instansi, terutama terkait tunjangan kinerja.

Sementara itu, pensiunan menerima THR berdasarkan besaran pensiun bulanan tanpa komponen kinerja. Meski nominalnya lebih kecil, dana tersebut tetap sangat berarti karena menjadi sumber penghasilan tetap bagi banyak penerima.

Nominal Tidak Sama untuk Semua

Jumlah THR yang diterima tidak seragam. Perbedaan golongan, jabatan, masa kerja, serta struktur tunjangan menjadi faktor utama penentu besaran yang masuk ke rekening.

Pegawai dengan jabatan strategis atau tunjangan kinerja besar dapat memperoleh THR jauh di atas rata-rata. Sebaliknya, pegawai dengan tunjangan terbatas menerima dalam kisaran lebih rendah.

Hal serupa juga berlaku bagi PPPK dan pensiunan, di mana golongan terakhir dan komposisi penghasilan menentukan nilai akhir THR.

Selain itu, jadwal pencairan di tiap instansi bisa sedikit berbeda, bergantung pada kesiapan administrasi masing-masing.

Dampak Ekonomi yang Lebih Luas

THR tidak hanya berdampak pada penerima, tetapi juga menjadi pendorong kuat bagi aktivitas ekonomi nasional. Dana yang masuk ke jutaan rekening dalam waktu singkat biasanya langsung beredar kembali melalui konsumsi masyarakat.

Belanja kebutuhan pokok, tiket perjalanan mudik, hingga jasa transportasi dan pariwisata menjadi sektor yang paling merasakan dampaknya. Pedagang musiman dan pelaku usaha kecil pun sangat bergantung pada momentum ini.

Dengan demikian, efek THR menjangkau ekosistem ekonomi yang jauh lebih luas daripada sekadar bantuan individu.

Bagian dari Belanja Negara Awal Tahun

Anggaran THR merupakan salah satu komponen penting dalam belanja negara kuartal pertama 2026. Pemerintah juga menyiapkan berbagai program sosial dan stimulus ekonomi lainnya untuk menjaga pertumbuhan di tengah ketidakpastian global.

Pencairan lebih awal ini menunjukkan upaya pemerintah menjaga momentum ekonomi sekaligus stabilitas sosial menjelang Idulfitri.

Bagi jutaan keluarga aparatur negara, THR bukan sekadar tambahan pendapatan, tetapi menjadi fondasi penting untuk merencanakan Ramadan dan Lebaran dengan lebih tenang. Namun, dampak akhirnya tetap bergantung pada seberapa cepat dan luas dana tersebut beredar di masyarakat dalam beberapa pekan ke depan.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • THR Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan, ASN hingga Pensiunan Terima Lebih Cepat
  • THR Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan, ASN hingga Pensiunan Terima Lebih Cepat
  • THR Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan, ASN hingga Pensiunan Terima Lebih Cepat
  • THR Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan, ASN hingga Pensiunan Terima Lebih Cepat
  • THR Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan, ASN hingga Pensiunan Terima Lebih Cepat
  • THR Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan, ASN hingga Pensiunan Terima Lebih Cepat