Proyek Irigasi Lalengrie Bone Disorot, Banyak Saluran Tak Dialiri Air

Proyek Irigasi Lalengrie Bone Disorot

AMANAH INDONESIA, SULSEL -- Proyek pembangunan Irigasi Bendung dan Embung Lalengrie di Kabupaten Bone menjadi sorotan DPRD Sulawesi Selatan. Sejumlah saluran irigasi yang telah dibangun dilaporkan tidak dialiri air sehingga manfaatnya belum dirasakan masyarakat.

Temuan tersebut muncul setelah Komisi D DPRD Sulsel melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek di Desa Ujung Lamuru, Kecamatan Lappariaja.

Proyek ini diketahui memiliki nilai anggaran lebih dari Rp68 miliar yang bersumber dari APBD Sulsel 2025.

Anggota Komisi D DPRD Sulsel Muhamad Sadar mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan proyek tersebut belum berfungsi optimal.

"Hasil peninjauan, ditemukan fakta tidak semua saluran yang dibangun itu dialiri air. Banyak yang tidak berfungsi secara maksimal. Artinya, pembangunan irigasi ini manfaatnya belum dirasakan betul masyarakat," katanya.

DPRD Khawatir Anggaran Terbuang

Kondisi tersebut membuat DPRD Sulsel khawatir proyek ini berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah jika tetap dilanjutkan tanpa kajian mendalam.

Apalagi proyek tersebut merupakan proyek tahun jamak dengan nilai anggaran besar yang bersumber dari APBD.

Muhamad Sadar menilai pengerjaan proyek seharusnya menunggu rekomendasi resmi dari tim ahli, termasuk hasil studi kelayakan dari Universitas Hasanuddin.

"Kesepakatan pada rapat sebelumnya sudah jelas harus ada rekomendasi dari Unhas terkait studi kelayakan. Tapi, sampai sekarang belum ada hasilnya, dan sudah mau dianggarkan lagi. Apakah ini layak diperbaiki atau tidak?" ucapnya.

DPRD Minta Proyek Dihentikan Sementara

Untuk sementara, Komisi D DPRD Sulsel meminta proyek tersebut dihentikan hingga kajian ahli selesai.

"Saya minta dengan tegas, proyek ini di-hold (disetop sementara) dulu sebelum ada rekomendasi ahli. Tidak boleh ada pengerjaan fisik sebelum perencanaan didasarkan pada hasil kajian yang jelas," ujar Muhamad Sadar.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel Kadir Halid juga menegaskan pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi resmi untuk menghentikan sementara pengerjaan proyek.

"Kita sudah rekomendasikan pengerjaan proyek disetop sementara," katanya.

DPRD Sulsel memastikan pembahasan proyek irigasi Lalengrie akan dilanjutkan setelah hasil kajian ahli diterbitkan.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Proyek Irigasi Lalengrie Bone Disorot, Banyak Saluran Tak Dialiri Air
  • Proyek Irigasi Lalengrie Bone Disorot, Banyak Saluran Tak Dialiri Air
  • Proyek Irigasi Lalengrie Bone Disorot, Banyak Saluran Tak Dialiri Air
  • Proyek Irigasi Lalengrie Bone Disorot, Banyak Saluran Tak Dialiri Air
  • Proyek Irigasi Lalengrie Bone Disorot, Banyak Saluran Tak Dialiri Air
  • Proyek Irigasi Lalengrie Bone Disorot, Banyak Saluran Tak Dialiri Air