Xiaomi Rilis Redmi A7 Pro Rp 1 Jutaan, Bawa HyperOS 3 dan UFS 2.2
Di tengah harga ponsel yang terus merangkak naik, segmen Rp 1 jutaan masih menjadi medan perebutan paling sengit. Bagi pelajar, mahasiswa, hingga pekerja muda, daya tahan baterai dan layar nyaman sering kali lebih penting ketimbang skor benchmark. Di titik itulah Xiaomi mencoba menempatkan perangkat barunya.
Melalui peluncuran resminya pada Jumat (28/2/2026), Redmi A7 Pro hadir ke pasar Indonesia sebagai ponsel entry-level dengan fokus pada layar 120 Hz dan baterai besar 6.000 mAh—dua fitur yang biasanya lebih lekat dengan kelas harga di atasnya.
Apa yang Ditawarkan Redmi A7 Pro?
Perangkat ini dipasarkan dalam satu konfigurasi memori, yakni RAM 4 GB dengan penyimpanan internal 64 GB. Xiaomi menyematkan teknologi UFS 2.2 untuk media penyimpanan, yang diklaim menawarkan kecepatan baca-tulis lebih baik dibanding eMMC konvensional. Jika kapasitas dirasa kurang, pengguna masih bisa menambah ruang lewat kartu microSD.
Dari sisi perangkat lunak, Redmi A7 Pro menjalankan Xiaomi HyperOS 3. Sistem operasi ini diklaim membawa optimalisasi performa, termasuk untuk bermain gim ringan, mengedit konten, dan pemanfaatan fitur berbasis kecerdasan buatan.
Untuk dapur pacu, Xiaomi membekalinya dengan chipset Unisoc T7250 fabrikasi 12 nm yang mengusung CPU octa-core dan GPU Mali-G57. Kombinasi tersebut dirancang untuk penggunaan harian seperti media sosial, streaming, dan multitasking ringan.
Layar Besar 120 Hz, Baterai 6.000 mAh
Salah satu sorotan utama ada pada layar 6,9 inci dengan refresh rate hingga 120 Hz. Di kelas entry-level, angka ini masih tergolong agresif. Tingkat kecerahan layar disebut mencapai 800 nits, sehingga tetap terbaca saat digunakan di luar ruangan. Fitur eye-care juga disematkan untuk membantu mengurangi kelelahan mata.
Daya tahan menjadi nilai jual berikutnya. Baterai 6.000 mAh diklaim mampu bertahan lebih dari dua hari dalam pemakaian normal. Untuk pengisian ulang, tersedia dukungan fast charging 15 watt.
Xiaomi juga menjanjikan pembaruan sistem operasi hingga empat generasi serta pembaruan keamanan selama enam tahun—komitmen yang mulai menjadi perhatian konsumen, terutama di segmen harga terjangkau.
Harga dan Strategi Pasar
Di Indonesia, Xiaomi memasarkan Redmi A7 Pro dengan harga Rp 1.699.000 untuk varian 4 GB/64 GB. Selama masa pre-order 1–7 Maret 2026, perangkat ini ditawarkan dengan harga promo Rp 1.499.000.
Penjualan dilakukan secara online melalui sejumlah marketplace rekanan. Pada periode pre-order, pembeli juga mendapatkan bonus langganan Spotify Premium selama dua bulan.
Kehadiran Redmi A7 Pro memperlihatkan arah persaingan ponsel murah yang semakin menonjolkan layar halus dan baterai besar sebagai nilai utama. Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar seberapa murah, melainkan seberapa lama dan nyaman perangkat itu bisa menemani aktivitas harian. Di kelas Rp 1 jutaan, faktor itu kerap menjadi penentu.


