AMANAH INDONESIA -- Heningnya aktivitas Manchester United sepanjang bursa transfer Januari akhirnya pecah—bukan oleh kedatangan pemain baru, melainkan oleh satu pengumuman di detik-detik terakhir. Saat jam hampir menunjukkan batas akhir jendela transfer musim dingin, klub berjuluk Setan Merah itu memastikan satu kesepakatan yang menutup seluruh rangkaian aktivitas Januari mereka.
Manchester United mengonfirmasi kepindahan pinjaman James Scanlon ke Swindon Town hanya beberapa saat sebelum batas waktu transfer ditutup. Pengumuman resmi tersebut muncul di situs klub pada pukul 18.59 waktu setempat, nyaris berbarengan dengan penutupan jendela transfer pukul 19.00.
Kesepakatan itu menjadi satu-satunya konfirmasi resmi MU pada hari terakhir bursa. Sepanjang Januari, klub tidak mendatangkan satu pun pemain baru, namun tetap aktif melakukan penyesuaian skuad melalui peminjaman pemain muda.
Selain Scanlon, sejumlah nama lain juga menyelesaikan kepindahan di hari terakhir. Ethan Wheatley bergabung dengan Bradford setelah kembali lebih awal dari masa peminjamannya di Northampton. Gabriele Biancheri dipinjamkan ke Rotherham hingga akhir musim, sementara Jacob Devaney akan melanjutkan karier sementara di St Mirren, Skotlandia, yang memiliki tenggat transfer lebih longgar.
Di sisi lain, tidak semua rencana berjalan sesuai harapan. Tyrell Malacia sempat dikaitkan dengan kepindahan pada hari terakhir, namun Manchester United memutuskan untuk tidak melepas bek asal Belanda tersebut. Ia pun dipastikan tetap bertahan dan menyelesaikan kontraknya di Old Trafford, meski sebelumnya disebut siap terbang ke Istanbul untuk memfasilitasi transfer.
Bagi James Scanlon, kepindahan ini menjadi momen penting dalam kariernya. Penyerang berusia 19 tahun itu akan menjalani masa pinjaman pertama sejak menembus sistem akademi Manchester United.
“Penyerang Manchester United, James Scanlon, telah mendapatkan kepindahan pinjaman pertama dalam kariernya. Pemain berusia 19 tahun itu bergabung dengan tim League Two, Swindon Town, untuk sisa musim 2025/26,” demikian pernyataan MU dikutip The Mirror.
Swindon Town, yang kini diasuh Ian Holloway, tengah bersaing dalam perebutan promosi ke League One. Tantangan terdekat mereka adalah laga tandang tengah pekan melawan Harrogate Town—kesempatan awal bagi Scanlon untuk mencicipi atmosfer sepak bola senior.
“Tim asuhan Ian Holloway sedang berjuang untuk promosi ke League One dan memiliki pertandingan tengah pekan tandang melawan Harrogate Town selanjutnya dalam agenda mereka,” lanjutnya.
Manchester United menilai keputusan melepas Scanlon bukan tanpa dasar. Performa sang pemain di level junior dan turnamen internasional akademi menjadi pertimbangan utama.
“Scanlon tampil luar biasa dalam pertandingan Piala Internasional Liga Premier baru-baru ini melawan Sporting, mencetak hat-trick yang luar biasa melawan tim asal Lisbon tersebut. Ia juga mencetak gol sebelumnya dalam kompetisi ini, melawan Athletic Club, dan dalam pertandingan Piala Liga Nasional di Rochdale pada bulan Oktober,” jelas mereka.
Klub melihat pengalaman bermain di liga profesional sebagai tahap penting berikutnya dalam perkembangan Scanlon.
“Setelah tampil baik untuk tim U-21 kami, langkah selanjutnya adalah merasakan sepak bola liga senior bersama The Robins,” sambungnya.
Tak hanya di level klub, Scanlon juga membawa bekal pengalaman internasional yang dinilai berharga.
“Namun, pemain muda ini telah mengumpulkan pengalaman berharga di tingkat internasional. Lulusan akademi ini telah mengumpulkan 20 penampilan untuk Gibraltar, mencetak dua gol, dan ini akan menjadi modal yang baik untuk apa yang akan datang. Semoga sukses untuk James di sisa musim ini!” tandas MU.
Keputusan Manchester United menutup bursa Januari tanpa belanja pemain menegaskan fokus klub pada pengembangan jangka panjang. Sementara sorotan publik tertuju pada siapa yang datang, MU justru memberi sinyal bahwa musim panas mendatang—bukan Januari—akan menjadi titik penentuan arah baru skuad mereka.



