Salim Sayyid Mengga Meninggal Dunia, Berikut Riwayat Hidupnya
![]() |
| Salim Sayyid Mengga |
Kabar duka tersebut menyisakan kehilangan mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Sulawesi Barat dan publik nasional yang mengenal perjalanan panjang pengabdiannya. Lahir pada 24 Agustus 1951, Salim dikenal sebagai sosok yang menapaki karier dari dunia militer hingga pemerintahan daerah dengan dedikasi yang konsisten.
Salim merupakan alumnus Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) tahun 1974 dari kecabangan Kavaleri. Selama bertugas di TNI Angkatan Darat, ia mengemban berbagai jabatan strategis dan menapaki jenjang kepemimpinan hingga dipercaya menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer XV/Pattimura. Pangkat terakhir yang disandangnya adalah Mayor Jenderal.
Perjalanan militernya dimulai di Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin sejak pertengahan 1970-an. Ia pernah bertugas sebagai Komandan Peleton, Komandan Kompi, hingga Kepala Seksi Logistik. Penugasan kemudian berlanjut ke berbagai satuan dan wilayah, termasuk Pusat Pendidikan Kavaleri, Pusat Kesenjataan Kavaleri, Kodam IV/Diponegoro, serta Komando Resor Militer 141. Puncak pengabdiannya di institusi militer ditandai dengan penunjukan sebagai Pangdam XV/Pattimura pada periode 2005—2006.
Setelah menyelesaikan masa baktinya di militer, Salim melanjutkan pengabdian melalui jalur politik. Ia sempat mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulawesi Barat pada 2006. Karier politiknya kemudian berlanjut di tingkat nasional ketika terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2009—2014 dan kembali dipercaya pada periode berikutnya, dengan penugasan di Komisi I.
Di tingkat daerah, Salim kembali mengikuti sejumlah kontestasi politik, termasuk Pilkada Gubernur Sulawesi Barat 2017 dan Pilkada Kabupaten Polewali Mandar 2018. Pada Pilkada Sulawesi Barat 2024, ia maju sebagai calon wakil gubernur dan terpilih bersama Suhardi Duka. Ia dilantik sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat pada 20 Februari 2025 dan tercatat sebagai wakil gubernur tertua di Indonesia saat pelantikan.
Dalam kehidupan pribadi, Salim Sayyid Mengga merupakan putra dari S. Mengga, seorang tokoh pejuang kemerdekaan dan purnawirawan tentara. Ia berasal dari keluarga yang memiliki keterlibatan panjang dalam pemerintahan daerah, dengan salah satu anggota keluarganya pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat pada periode sebelumnya.
Wafatnya Salim Sayyid Mengga menutup perjalanan panjang seorang prajurit dan pejabat publik. Jejak pengabdiannya meninggalkan catatan penting dalam sejarah Sulawesi Barat, baik sebagai perwira TNI maupun sebagai pemimpin daerah yang terus mengabdikan diri hingga akhir hayat.



