Trans Sulsel Layani 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun, Minat Warga Beralih ke Transportasi Publik Terus Meningkat

Trans Sulsel
SULSEL.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Kepercayaan masyarakat terhadap layanan Bus Trans Sulsel terus menunjukkan tren positif. 

Dalam satu tahun pengelolaan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, jumlah penumpang menembus 1,15 juta orang, menandakan transportasi publik mulai menjadi pilihan mobilitas harian yang semakin diminati.

Transportasi umum mulai mendapat tempat yang lebih besar di tengah aktivitas masyarakat Sulawesi Selatan. Di tengah kebutuhan akan moda perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau, layanan Bus Trans Sulsel mencatat pertumbuhan pengguna yang cukup signifikan selama setahun terakhir.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatat sebanyak 1,15 juta penumpang menggunakan layanan Trans Sulsel sepanjang periode Juni 2025 hingga 2 Juni 2026. Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.

Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan, Andi Erwin Terwo, mengatakan peningkatan jumlah pengguna mencerminkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang kini dikelola pemerintah daerah.

"Ini merupakan capaian yang sangat baik dan menunjukkan bahwa masyarakat semakin memilih Trans Sulsel sebagai moda transportasi sehari-hari," ujarnya.

Saat pengelolaan Trans Sulsel dialihkan dari Kementerian Perhubungan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada Juni 2025, layanan baru mencakup dua koridor, yakni Koridor 1 dan Koridor 2.

Dalam perjalanannya, jumlah pengguna terus bertambah, terutama di Koridor 1 yang mampu melampaui target pelayanan hingga sekitar 140 persen pada akhir 2025.

Memasuki 2026, layanan kembali diperluas setelah Koridor 5 resmi dikelola oleh Pemprov Sulsel. Dengan tambahan tersebut, kini Trans Sulsel mengoperasikan tiga koridor yang melayani mobilitas masyarakat di kawasan metropolitan.

Perluasan layanan juga diikuti pembaruan sistem pembayaran. Sebelum penerapan tarif elektronik, Koridor 5 lebih dahulu dioperasikan melalui masa uji coba gratis untuk memperkenalkan layanan kepada masyarakat.

Setelah periode sosialisasi berakhir, sistem pembayaran nontunai mulai diterapkan secara bertahap dan resmi diberlakukan pada April 2026.

Dinas Perhubungan mengakui kebijakan tersebut sempat menyebabkan penurunan jumlah penumpang dalam masa awal implementasi. Namun kondisi itu dinilai sebagai proses adaptasi yang wajar menuju sistem transportasi publik yang lebih modern, efisien, dan terintegrasi.

Pertumbuhan jumlah penumpang menunjukkan perubahan perilaku masyarakat dalam memilih moda transportasi.

Selain menawarkan biaya perjalanan yang lebih terjangkau, keberadaan Trans Sulsel juga menjadi bagian dari upaya mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh koridor, baik melalui pengembangan sistem pembayaran, peningkatan kenyamanan armada, maupun optimalisasi jaringan layanan.

Ke depan, tantangan terbesar bukan hanya menambah jumlah penumpang, tetapi juga menjaga konsistensi kualitas pelayanan agar transportasi publik benar-benar menjadi pilihan utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (*)




Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Trans Sulsel Layani 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun, Minat Warga Beralih ke Transportasi Publik Terus Meningkat
  • Trans Sulsel Layani 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun, Minat Warga Beralih ke Transportasi Publik Terus Meningkat
  • Trans Sulsel Layani 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun, Minat Warga Beralih ke Transportasi Publik Terus Meningkat
  • Trans Sulsel Layani 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun, Minat Warga Beralih ke Transportasi Publik Terus Meningkat
  • Trans Sulsel Layani 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun, Minat Warga Beralih ke Transportasi Publik Terus Meningkat
  • Trans Sulsel Layani 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun, Minat Warga Beralih ke Transportasi Publik Terus Meningkat