ParagonCorp Perluas Program Keberlanjutan, Lindungi 5.000 Hektare Hutan dan Kembangkan Produk Ramah Lingkungan
![]() |
| dr. Sari Chairunnisa |
AMANAH INDONESIA, JAKARTA -- ParagonCorp memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan dengan mendukung perlindungan sekitar 5.000 hektare kawasan hutan di Indonesia serta mengembangkan berbagai produk dan kemasan yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, perusahaan menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui konservasi alam, tetapi juga diterapkan dalam rantai pasok, proses produksi, hingga inovasi produk yang digunakan konsumen sehari-hari.
Lindungi Ribuan Hektare Hutan di Jambi dan Kalimantan
Salah satu program utama yang dijalankan ParagonCorp adalah mendukung upaya konservasi hutan bersama sejumlah mitra strategis.
Perusahaan berkontribusi dalam perlindungan sekitar 4.000 hektare kawasan hutan di Jambi dan sekitar 1.000 hektare hutan di Kalimantan.
Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, menjelaskan kawasan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Menurutnya, hutan tidak hanya berfungsi sebagai habitat berbagai spesies, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga ketersediaan sumber daya air dan kestabilan iklim.
Perkuat Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab
Selain fokus pada konservasi, ParagonCorp juga mendorong penerapan rantai pasok yang lebih berkelanjutan.
Perusahaan berupaya meningkatkan penggunaan bahan baku yang dapat ditelusuri asal-usulnya sekaligus memperhatikan kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam proses produksi.
"Tidak hanya fokus pada konservasi, ParagonCorp juga terus memperkuat praktik rantai pasok yang bertanggung jawab. Perusahaan mendorong penggunaan bahan baku yang dapat ditelusuri asal-usulnya sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam proses produksi," jelasnya.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Kembangkan Bioekonomi Tanpa Deforestasi
ParagonCorp juga mengeksplorasi pemanfaatan hasil hutan non-kayu sebagai bagian dari pengembangan bioekonomi berkelanjutan.
Pendekatan ini memungkinkan terciptanya nilai ekonomi dari sumber daya alam tanpa harus melakukan penebangan hutan atau merusak ekosistem yang ada.
Pengembangan bioekonomi semakin menjadi perhatian karena dinilai mampu menyeimbangkan kebutuhan pertumbuhan ekonomi dengan upaya pelestarian lingkungan.
Kurangi Penggunaan Air dan Tingkatkan Efisiensi Energi
Dalam operasional perusahaan, berbagai program efisiensi lingkungan juga terus diterapkan.
Beberapa fasilitas produksi ParagonCorp telah menggunakan sistem pengolahan dan pemanfaatan kembali air untuk kebutuhan operasional tertentu. Upaya tersebut dilakukan guna mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tanah.
Selain itu, perusahaan juga menjalankan program efisiensi energi dan pengembangan sistem pengumpulan kembali kemasan produk sebagai bagian dari strategi pengurangan jejak lingkungan.
Fokus pada Produk dan Kemasan Ramah Lingkungan
Di sektor inovasi produk, ParagonCorp terus mengembangkan formulasi yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan.
Beberapa langkah yang dilakukan meliputi penggunaan bahan baku hasil upcycling, pemanfaatan material daur ulang untuk kemasan, hingga pengembangan produk yang lebih efisien dalam penggunaan sumber daya.
Inovasi tersebut sejalan dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah.
Keberlanjutan Dinilai Sebagai Proses Jangka Panjang
Sari Chairunnisa menegaskan bahwa keberlanjutan bukan tujuan yang dapat dicapai dalam waktu singkat, melainkan proses yang membutuhkan komitmen berkelanjutan.
"Kami menyadari bahwa perjalanan menuju keberlanjutan adalah proses yang terus berkembang. Setiap langkah yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak positif yang semakin besar bagi lingkungan dan masyarakat," ungkapnya.
Menurutnya, keberanian untuk terus belajar, beradaptasi, dan melakukan perbaikan menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan keberlanjutan di masa depan.
Dorong Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, ParagonCorp juga mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menciptakan dampak yang lebih luas.
Perusahaan meyakini bahwa upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama antara dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan masyarakat.
Dengan perlindungan ribuan hektare hutan, penguatan rantai pasok berkelanjutan, serta inovasi produk ramah lingkungan, ParagonCorp berupaya menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.

