Harga BBM Hari Ini Jadi Sorotan usai Solar Vivo Naik Drastis Rp30 Ribu
![]() |
| ILUSTRASI. SPBU |
Situasi ini membuat banyak pengguna kendaraan diesel mulai membandingkan harga antar-SPBU, sementara pelaku usaha logistik ikut memantau dampaknya terhadap biaya operasional harian.
Harga BBM Pertamina Masih Bertahan
Berdasarkan pembaruan terbaru, PT Pertamina Patra Niaga belum melakukan perubahan harga BBM pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Namun meski stabil, harga BBM non subsidi Pertamina masih berada di level tinggi setelah penyesuaian besar yang dilakukan pada pertengahan April lalu.
Produk diesel menjadi salah satu yang paling disorot. Untuk wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat:
- Dexlite berada di Rp23.600 per liter
- Pertamina Dex mencapai Rp23.900 per liter
Sementara itu:
- Pertamax Turbo tetap Rp19.400 per liter
- Pertamax reguler Rp12.300 per liter
- Pertamax Green Rp12.900 per liter
Di sisi lain, pemerintah masih mempertahankan harga BBM subsidi:
- Pertalite Rp10.000 per liter
- Biosolar Rp6.800 per liter
Kebijakan ini membuat selisih harga antara BBM subsidi dan non subsidi semakin terasa lebar.
Harga BBM di Sulawesi Selatan Ikut Jadi Perhatian
Untuk wilayah Sulawesi Selatan, harga BBM Pertamina tercatat sedikit lebih tinggi dibanding sejumlah daerah lain.
Per 2 Mei 2026:
- Pertamax: Rp12.600 per liter
- Pertamax Turbo: Rp19.850 per liter
- Pertamina Dex: Rp24.450 per liter
- Dexlite: Rp24.150 per liter
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
Perbedaan harga antarwilayah biasanya dipengaruhi distribusi dan biaya logistik masing-masing daerah.
Solar Vivo Tiba-tiba Tembus Rp30 Ribu
Sorotan terbesar justru datang dari Vivo Energy Indonesia.
Produk Diesel Primus Plus resmi naik drastis menjadi Rp30.890 per liter mulai 1 Mei 2026. Kenaikan ini cukup mengejutkan karena sebelumnya harga solar tersebut masih berada di kisaran Rp14 ribuan per liter pada Maret lalu.
Lonjakan lebih dari dua kali lipat membuat Diesel Primus Plus menjadi salah satu BBM non subsidi dengan harga tertinggi di Indonesia saat ini.
Sementara produk Revvo 92 milik Vivo tidak mengalami perubahan dan masih dijual di angka Rp12.390 per liter.
Kenapa Harga BBM Non Subsidi Terus Naik?
Kenaikan harga BBM non subsidi disebut berkaitan erat dengan fluktuasi harga minyak mentah dunia serta situasi geopolitik global yang belum stabil.
Konflik internasional dan ketidakpastian pasar energi membuat perusahaan melakukan penyesuaian harga mengikuti perkembangan harga minyak global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Sebelumnya, Pertamina juga sempat menaikkan harga Dexlite dan Pertamina Dex secara signifikan pada April lalu.
Di tengah situasi tersebut, masyarakat kini mulai lebih sensitif terhadap perubahan harga energi. Bukan hanya pengguna kendaraan pribadi, tetapi juga sektor logistik, transportasi, hingga usaha kecil yang bergantung pada biaya distribusi harian.
.webp)
