Bahlil Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik, Kini Pemerintah Siapkan CNG Gantikan LPG 3 Kg

Bahlil Lahadalia

AMANAH INDONESIA, JAKARTA -- Keluhan soal tagihan listrik yang terasa melonjak belakangan ini membuat banyak masyarakat mulai curiga ada kenaikan tarif listrik secara diam-diam. 

Di saat bersamaan, pemerintah justru sedang menyiapkan perubahan besar lain di sektor energi rumah tangga, yakni pengganti LPG subsidi 3 kilogram.

Dua isu tersebut kini menjadi perhatian publik karena sama-sama berkaitan langsung dengan pengeluaran harian masyarakat.

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Mei 2026 Masih Tetap

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah belum menaikkan tarif listrik pada Mei 2026.

Pernyataan itu disampaikan setelah media sosial ramai dipenuhi keluhan warga terkait tagihan listrik yang dinilai lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya.

“Belum ada kenaikan tarif listrik,” ujar Bahlil di Istana Negara.

Ia juga menegaskan pemerintah akan menyampaikan secara terbuka apabila nantinya terdapat perubahan tarif resmi.

Kenapa Tagihan Listrik Tetap Bisa Naik?

Meski tarif dasar listrik tidak berubah, nominal pembayaran masyarakat memang bisa berbeda setiap bulan tergantung pola konsumsi.

Beberapa faktor yang paling sering memengaruhi kenaikan tagihan antara lain:

  • Penggunaan AC lebih lama
  • Cuaca panas
  • Penambahan perangkat elektronik
  • Konsumsi listrik rumah tangga yang meningkat

Karena itu, naiknya tagihan tidak selalu berarti pemerintah menaikkan tarif listrik.

Namun, banyaknya keluhan publik menunjukkan masyarakat kini semakin sensitif terhadap biaya kebutuhan rutin sehari-hari.

Pemerintah Siapkan Pengganti LPG 3 Kg

Di tengah polemik listrik, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM) juga tengah menyiapkan opsi baru pengganti LPG subsidi 3 kilogram.

Pemerintah saat ini mengkaji penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) untuk kebutuhan rumah tangga.

Tujuan utama program tersebut meliputi:

  • Mengurangi impor LPG
  • Menekan subsidi energi
  • Memanfaatkan gas domestik yang lebih melimpah

Apa Bedanya CNG dan LPG?

CNG menggunakan gas alam bertekanan tinggi, berbeda dengan LPG yang selama ini umum digunakan masyarakat.

Selama ini, CNG lebih banyak dipakai di sektor:

  • Hotel
  • Restoran
  • Industri
  • Kendaraan tertentu

Pemerintah kini mulai mengembangkan versi tabung kecil setara LPG 3 kilogram agar dapat digunakan rumah tangga secara luas.

Tantangan Terbesar Ada di Faktor Keamanan

Pengembangan CNG rumah tangga menghadapi tantangan besar di aspek keselamatan.

Tekanan gas CNG jauh lebih tinggi dibanding LPG:

  • LPG: sekitar 5–10 bar
  • CNG: sekitar 200–250 bar

Karena itu, desain tabung dan sistem distribusinya harus melalui pengujian ketat sebelum digunakan masyarakat.

Pemerintah menyebut proses uji keamanan masih berlangsung melalui Lemigas dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan.

Pemerintah Klaim Bisa Hemat Subsidi

Pemerintah menilai penggunaan CNG berpotensi mengurangi beban subsidi energi hingga 20–30 persen.

Laode Sulaeman menyebut penghematan dapat terjadi karena bahan baku gas tersedia di dalam negeri sehingga ketergantungan impor dapat ditekan.

Selain itu, Indonesia juga disebut menemukan cadangan gas baru di Kalimantan Timur yang berpotensi mendukung kebutuhan domestik.

“Dengan konten yang sama, dengan harga yang sama dengan LPG 3kg, kita bisa menghemat 30 persen,” ujar Laode.

Jawa Jadi Wilayah Prioritas Awal

Pemerintah berencana memulai implementasi CNG rumah tangga secara bertahap di kota-kota besar Pulau Jawa terlebih dahulu.

Namun hingga kini, sejumlah aspek masih dalam tahap pembahasan dan simulasi, mulai dari:

  • Skema subsidi
  • Distribusi
  • Harga jual
  • Kesiapan infrastruktur

Energi Rumah Tangga Mulai Masuk Fase Baru

Munculnya wacana pengganti LPG di tengah polemik tagihan listrik memperlihatkan sektor energi rumah tangga Indonesia sedang memasuki masa transisi besar.

Pertanyaannya kini bukan hanya soal tarif naik atau tidak, tetapi bagaimana perubahan kebijakan energi tersebut nantinya benar-benar terasa aman, murah, dan realistis bagi masyarakat sehari-hari. (*)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Bahlil Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik,  Kini Pemerintah Siapkan CNG Gantikan LPG 3 Kg
  • Bahlil Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik,  Kini Pemerintah Siapkan CNG Gantikan LPG 3 Kg
  • Bahlil Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik,  Kini Pemerintah Siapkan CNG Gantikan LPG 3 Kg
  • Bahlil Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik,  Kini Pemerintah Siapkan CNG Gantikan LPG 3 Kg
  • Bahlil Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik,  Kini Pemerintah Siapkan CNG Gantikan LPG 3 Kg
  • Bahlil Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik,  Kini Pemerintah Siapkan CNG Gantikan LPG 3 Kg