![]() |
| Emas Antam |
AMANAH INDONESIA, JAKARTA - Penurunan harga emas Antam pada Jumat (7/2/2026) pagi menarik perhatian investor dan masyarakat yang memanfaatkan logam mulia sebagai aset aman.
Data dari laman resmi Logam Mulia menunjukkan harga emas 1 gram turun dari Rp2.956.000 menjadi Rp2.856.000, sementara harga buyback ikut turun menjadi Rp2.571.000 per gram.
Penyesuaian ini berdampak langsung pada strategi beli maupun jual, terutama bagi yang berencana menambah portofolio emas atau melego simpanan mereka.
Selain harga jual, pajak transaksi menjadi faktor penting. Penjualan kembali emas batangan dengan nominal di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Potongan pajak ini langsung mengurangi nilai buyback, sehingga keputusan jual harus dihitung dengan cermat.
Harga Emas Pecahan Hari Ini
Berikut harga emas Antam terbaru berdasarkan gramasi:
-
0,5 gram: Rp1.578.000
-
1 gram: Rp2.856.000
-
2 gram: Rp5.652.000
-
3 gram: Rp8.453.000
-
5 gram: Rp14.055.000
-
10 gram: Rp28.055.000
-
25 gram: Rp70.012.000
-
50 gram: Rp139.945.000
-
100 gram: Rp279.812.000
-
250 gram: Rp699.265.000
-
500 gram: Rp1.398.320.000
-
1.000 gram: Rp2.796.600.000
Setiap pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP, dengan bukti potong resmi diterbitkan pada transaksi.
Pilihan Gramasi untuk Investor dan Perorangan
Selain Antam, platform resmi seperti Sahabat Pegadaian juga mencatat harga emas UBS Rp2.988.000 per gram, dan Galeri24 Rp2.974.000 per gram.
Pilihan gramasi bervariasi, dari 0,5 gram hingga 1 kilogram, memberi fleksibilitas bagi pembeli skala kecil maupun besar.
Misalnya, Galeri24 menawarkan 0,5 gram seharga Rp1.560.000 hingga 1.000 gram Rp2,88 miliar, sedangkan UBS mematok 0,5 gram Rp1.615.000 hingga 500 gram Rp1,44 miliar.
Variasi kuantitas ini memungkinkan masyarakat menyesuaikan investasi dengan kemampuan finansial, sekaligus menjaga likuiditas dan fleksibilitas strategi investasi.
Mengapa Emas Tetap Menjadi Aset Aman
Di tengah fluktuasi ekonomi global, emas batangan tetap dianggap lindung nilai (hedge) karena relatif stabil nilainya dibanding aset lain.
Kemudahan pembelian melalui platform daring maupun offline membuat emas tidak hanya menjadi pilihan investor profesional, tetapi juga masyarakat umum yang ingin menabung dengan nominal kecil.
Stabilitas harga ini memungkinkan perencanaan investasi lebih baik. Investor pemula disarankan memantau harga secara rutin agar membeli di waktu tepat, sementara pemilik emas lama perlu memperhitungkan pajak dan harga buyback sebelum menjual.
Implikasi Jangka Panjang
Penurunan harga emas dapat menjadi peluang beli bagi sebagian masyarakat, tetapi juga tantangan bagi yang ingin melepas emasnya. Tren ini menegaskan pentingnya strategi investasi jangka panjang dan pemahaman pajak transaksi. Stabilitas harga dan fleksibilitas gramasi membuat emas tetap relevan sebagai aset aman untuk menabung dan menjaga daya beli.



