Denny JA Kembali Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum SATUPENA 2026–2031
![]() |
| Denny JA |
Kongres tersebut diikuti sekitar 251 penulis dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. Peserta mengikuti kongres secara daring maupun melalui surat kuasa.
Dalam pidato penerimaannya, Denny JA menyampaikan sejumlah agenda yang akan menjadi fokus SATUPENA selama periode kepemimpinannya mendatang.
Salah satu agenda utama yang diusung adalah mengupayakan dana abadi SATUPENA untuk mendukung kegiatan riset, penciptaan karya, penerbitan, serta pemberian penghargaan bagi penulis.
Denny JA Ingin SATUPENA Bertahan Lebih dari 100 Tahun
Denny JA mengatakan keberlangsungan organisasi penulis dalam jangka panjang menjadi salah satu impiannya.
“Indonesia harus memiliki komunitas penulis yang mampu bertahan lebih dari seratus tahun,” kata Denny JA dalam kongres tersebut.
Menurutnya, organisasi yang mampu bertahan selama puluhan hingga ratusan tahun bukan hanya memberikan kebanggaan dari sisi sejarah.
Organisasi yang berumur panjang, kata dia, juga dapat membangun memori kelembagaan, jaringan antargenerasi, tradisi intelektual, serta kemampuan untuk membantu penulis secara berkelanjutan.
Karena itu, SATUPENA diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul para penulis, tetapi juga memiliki fondasi kelembagaan yang mampu menopang perkembangan dunia kepenulisan dalam jangka panjang.
Dorong Dana Abadi untuk Penulis
Denny mengatakan rencana membangun dana abadi SATUPENA menjadi salah satu agenda penting dalam periode kepengurusan 2026–2031.
Dana tersebut nantinya diharapkan dapat menopang berbagai kegiatan yang berkaitan dengan dunia kepenulisan, termasuk riset, penciptaan karya, penerbitan, dan penghargaan penulis.
“Dana abadi akan memudahkan penulis melakukan riset dan berkarya. Jangan sampai karya penting gagal lahir hanya karena penulisnya tidak mempunyai biaya yang cukup,” ujarnya.
Menurut Denny, dukungan pendanaan menjadi salah satu faktor yang dapat membantu penulis menghasilkan karya berkualitas sekaligus memperluas kontribusi intelektual bagi masyarakat.
Dengan terpilihnya kembali Denny JA, SATUPENA memasuki periode kepengurusan 2026–2031 dengan agenda memperkuat keberlanjutan organisasi sekaligus membangun ekosistem yang lebih mendukung penulis Indonesia.(*)

