Lazio Kalahkan AC Milan 1-0, Gol Isaksen Jadi Penentu

Penyerang sayap Lazio Gustav Isaksen (tengah) merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang AC Milan pada pertandingan Liga Italia di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (15/3/2026) waktu setempat. (x.com/OfficialSSLazio)

AMANAH INDONESIA -- Di tengah persaingan papan atas Liga Italia yang semakin ketat, AC Milan justru terpeleset di Roma. Bertandang ke Stadion Olimpico, Rossoneri gagal membawa pulang poin setelah dikalahkan Lazio dengan skor tipis 0-1 pada pekan ke-29 Serie A.

Bagi Lazio, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Hasil tersebut menjadi suntikan penting untuk menjaga jarak dengan tim-tim di atas mereka sekaligus menghidupkan kembali harapan menembus papan tengah atas klasemen.

Sebaliknya bagi Milan, kekalahan ini membuat tekanan dalam perburuan gelar semakin terasa. Jarak dengan Inter Milan di puncak klasemen kini makin melebar.

Gol tunggal dalam pertandingan ini lahir dari kaki Gustav Isaksen yang menjadi penentu kemenangan tuan rumah.

Milan Lebih Dulu Mengancam

AC Milan membuka pertandingan dengan intensitas tinggi. Tim tamu berusaha mengontrol tempo dan mencoba menekan sejak menit awal.

Peluang pertama datang melalui sundulan Pervis Estupinan. Namun bola yang dilepaskannya masih melebar sehingga belum mampu mengancam gawang Lazio secara serius.

Tuan rumah tidak butuh waktu lama untuk membalas tekanan tersebut. Lazio mulai menemukan ruang serangan melalui pergerakan lini tengah.

Kenneth Taylor sempat melepaskan tembakan keras yang hampir membawa Lazio unggul, tetapi bola hanya membentur mistar gawang Milan.

Isaksen Pecah Kebuntuan

Tekanan Lazio akhirnya berbuah hasil pada menit ke-27. Sebuah peluang di depan gawang berhasil dimanfaatkan Gustav Isaksen untuk membawa tuan rumah unggul.

Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. Lazio mulai bermain lebih tenang, sementara Milan dipaksa meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Sebelum turun minum, Lazio sempat memiliki kesempatan menambah keunggulan. Daniel Maldini mencoba peruntungannya melalui sebuah tembakan ke arah gawang Milan.

Namun kiper Mike Maignan berhasil menggagalkan peluang tersebut.

Babak Kedua Tanpa Gol

Memasuki babak kedua, Milan tampil lebih agresif. Serangan demi serangan dilancarkan untuk memaksa Lazio bertahan lebih dalam.

Christian Pulisic menjadi salah satu pemain yang paling aktif mencari celah di lini pertahanan tuan rumah.

Ia sempat memperoleh peluang emas, tetapi penyelamatan kiper Lazio Edoardo Motta membuat peluang tersebut tidak berbuah gol.

Hingga pertandingan berakhir, Milan gagal menemukan cara untuk menembus pertahanan Lazio yang bermain disiplin sepanjang babak kedua.

Skor 1-0 untuk kemenangan Lazio pun bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.

Klasemen Sementara

Tambahan tiga poin membawa Lazio naik ke peringkat sembilan klasemen sementara Serie A dengan 40 poin dari 29 pertandingan.

Namun mereka masih terpaut 11 poin dari zona kompetisi Eropa.

Sementara itu, AC Milan tetap berada di posisi kedua dengan koleksi 60 poin dari 29 laga.

Meski tidak turun posisi, kekalahan ini membuat jarak Milan dengan Inter Milan di puncak klasemen semakin melebar menjadi delapan poin.

Bagi Rossoneri, hasil di Olimpico menjadi pengingat bahwa persaingan menuju akhir musim Serie A tidak akan berjalan mudah.


Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Lazio Kalahkan AC Milan 1-0, Gol Isaksen Jadi Penentu
  • Lazio Kalahkan AC Milan 1-0, Gol Isaksen Jadi Penentu
  • Lazio Kalahkan AC Milan 1-0, Gol Isaksen Jadi Penentu
  • Lazio Kalahkan AC Milan 1-0, Gol Isaksen Jadi Penentu
  • Lazio Kalahkan AC Milan 1-0, Gol Isaksen Jadi Penentu
  • Lazio Kalahkan AC Milan 1-0, Gol Isaksen Jadi Penentu