Sosial Media
0
HEADLINE NEWS
    Home Olahraga Real Madrid Sepak Bola Xabi Alonso

    Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid, Evaluasi Performa Jadi Sorotan Publik

    2 min read

    Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid

    AMANAH INDONESIA -- Real Madrid mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Xabi Alonso sebagai pelatih tim utama, hanya sehari setelah kekalahan dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi, Senin (12/1). 

    Keputusan tersebut langsung menyita perhatian publik sepak bola dunia, mengingat Alonso merupakan legenda klub sekaligus pelatih muda dengan reputasi yang tengah menanjak.

    Pengumuman ini menjadi salah satu keputusan penting Los Blancos di tengah padatnya agenda kompetisi dan ekspektasi tinggi publik terhadap performa tim.

    Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui situs klub pada Selasa, manajemen Real Madrid menegaskan bahwa perpisahan tersebut dilakukan secara profesional dan atas dasar kesepakatan bersama.

    "Real Madrid mengumumkan bahwa Xabi Alonso tidak lagi menjadi pelatih tim utama. Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak klub dan sang pelatih," tulis Madrid dalam situsnya pada Selasa.

    Klub juga menyampaikan penghormatan terbuka terhadap Alonso, yang memiliki ikatan emosional kuat dengan Real Madrid sejak masa aktif sebagai pemain.

    "Klub menegaskan bahwa Alonso akan selalu mendapat tempat istimewa di hati para Madridista, mengingat statusnya sebagai legenda Los Blancos yang senantiasa merepresentasikan nilai-nilai klub. Real Madrid akan selalu menjadi rumah baginya."

    Secara konteks kompetisi, keputusan ini datang setelah Madrid kalah di final Piala Super Spanyol dan berada dalam posisi tertinggal empat poin dari Barcelona di klasemen sementara LaLiga. Situasi tersebut kemudian dikaitkan publik dengan evaluasi menyeluruh manajemen terhadap performa tim.

    Xabi Alonso mulai menukangi Real Madrid pada 1 Juni 2025, setelah mencatatkan prestasi menonjol bersama Bayer Leverkusen. Ia sukses mempersembahkan gelar ganda domestik pada musim 2023/2024 serta membawa klub Jerman tersebut melaju ke final Liga Europa.

    Di Madrid, Alonso sempat menghadirkan harapan besar. Ia membawa tim ke semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 dan mengawali masa kepelatihannya dengan catatan impresif, memenangkan 13 dari 14 pertandingan awal. Satu-satunya kekalahan dalam periode tersebut adalah hasil 2-5 pada laga derbi melawan Atletico Madrid pada September 2025.

    Namun, konsistensi menjadi tantangan berikutnya. Kekalahan 0-1 dari Liverpool pada 4 November disebut-sebut menjadi awal rentetan hasil kurang maksimal, di mana Madrid hanya meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan. Meski sempat bangkit dengan lima kemenangan beruntun, peningkatan tersebut dinilai belum cukup meyakinkan manajemen untuk mempertahankan Alonso dalam jangka panjang.

    Hingga kini, Real Madrid belum mengumumkan sosok pengganti Alonso di kursi pelatih tim utama. Publik dan pengamat sepak bola masih menanti langkah strategis manajemen Los Blancos, di tengah tekanan prestasi di kompetisi domestik maupun Eropa.

    Sementara itu, Xabi Alonso meninggalkan Madrid dengan warisan profesionalisme dan rekam jejak yang tetap dihormati klub. Perjalanan kariernya ke depan diperkirakan akan terus menjadi perhatian, mengingat reputasinya sebagai salah satu pelatih muda paling diperhitungkan di sepak bola Eropa.

    Additional JS