Persis Solo Tancap Gas! Usai Datangkan Trio Serbia, Bek Eks Persebaya Masuk Radar
![]() |
| Kadek Raditya dikabarkan didekati Persis Solo tak masuk skema Persebaya Surabaya. (Instagram @radityamaheswara) |
AMANAH INDONESIA, JAKARTA -- Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 menjadi titik balik penting bagi Persis Solo. Laskar Sambernyawa mengambil langkah tegas dengan melakukan perombakan besar demi memastikan tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Manuver agresif ini terlihat jelas setelah Persis mendatangkan sejumlah pemain asing asal Serbia serta pemain lokal berpengalaman seperti Yabes Roni.
Tak berhenti di situ, Persis kini dikabarkan membidik bek berlabel eks Timnas Indonesia, Kadek Raditya, yang musim ini tak lagi masuk skema utama Persebaya Surabaya.
Langkah tersebut mempertegas keseriusan klub dalam memperkuat lini belakang, sekaligus menjadi sinyal bahwa Persis tidak ingin setengah-setengah menghadapi paruh musim kompetisi.
Efek Kaesang Pangarep: Manajemen Bergerak, Skuad Dirombak
Perubahan besar di tubuh Persis Solo tak lepas dari peran pemilik klub, Kaesang Pangarep. Kehadirannya dalam sesi latihan pada Sabtu (17/1/2026) langsung memicu spekulasi perombakan total.
Kaesang menegaskan adanya perubahan manajemen sebagai langkah strategis untuk menjaga Persis tetap bertahan di kasta tertinggi. Dampaknya pun cepat terasa.
Tak lama berselang, Persis merekrut Alfriyanto Nico, penyerang lincah pinjaman dari Persija Jakarta. Setelah itu menyusul trio Serbia: Vukasin Vranes (kiper), Dusan Mijic (bek), dan Miroslav Maricic (gelandang). Nama Yabes Roni, winger berpengalaman eks Bali United, juga resmi menambah kekuatan Laskar Sambernyawa.
Kadek Raditya Masuk Radar Serius Persis Solo
Pergerakan Persis belum berhenti. Target terbaru kini mengarah pada Kadek Raditya, bek eks Timnas Indonesia U-19. Meski menit bermainnya menurun bersama Persebaya Surabaya musim ini, kualitas Kadek sebagai bek modern yang fleksibel dinilai sejalan dengan kebutuhan Persis.
Rumor kepindahan ini diperkuat oleh akun pemantau bursa transfer nasional.
"Kadek Raditya mantan bek Persebaya Surabaya akan bergabung dengan Persis Solo," tulis akun rumor transfer @liga1teransfer pada Rabu (21/1/2026).
Jika terealisasi, kehadiran Kadek diyakini mampu menambah kedalaman dan stabilitas lini pertahanan Persis di sisa musim.
Cuci Gudang Berlanjut, Pemain Lama Mulai Pamit
Masuknya banyak wajah baru berdampak langsung pada skuad lama. Sidik Saimima dan Arapenta Poerba resmi berpamitan. Menyusul kemudian Gio Numberi, yang menyampaikan pesan perpisahan emosional melalui Instagram pribadinya pada Selasa (20/1/2026).
"Terima kasih untuk segala kenangan pahit dan manis yang sdh di lalui bersama-sama dalam menjalani segala lika-liku di waktu yg singkat ini," tulis Gio Numberi.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter Persis Solo.
"Mohon maaf atas semua tindakan dan semua perbuatan yg mungkin selama ini tdk berkenan di hati para pendukung setia PERSIS SOLO di manapun kalian berada," lanjut dia.
Di sektor penjaga gawang, persaingan pun kian panas. Kedatangan Vukasin Vranes membuat posisi Gianluca Pandeynuwu terancam. Kiper asal Manado tersebut santer dikaitkan dengan kepindahan ke Arema FC demi mendapatkan menit bermain reguler.
Persebaya Lepas Kadek Raditya, Keputusan Tegas Bernardo Tavares
Dari Surabaya, kabar mengejutkan datang menjelang putaran kedua Super League 2025/2026. Persebaya Surabaya memastikan Kadek Raditya masuk dalam daftar pemain yang dilepas manajemen, menegaskan sikap tegas pelatih Bernardo Tavares dalam merombak skuad.
Informasi tersebut mencuat ke publik pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kadek disebut tidak lagi masuk dalam rencana taktik Bernardo Tavares untuk sisa musim, memicu reaksi emosional dari Bonek dan penggemar sepak bola nasional.
Perpisahan Emosional Kadek Raditya dengan Green Force
Kabar perpisahan Kadek pertama kali diungkap akun fanbase Persebaya, @emosijiwakucom. Unggahan tersebut merangkum kontribusi Kadek bersama Green Force: 58 penampilan liga, 4.444 menit bermain, dan satu gol.
Unggahan itu ditutup dengan kalimat penuh makna, “Terima kasih banyak bli @radityamaheswara,” yang langsung dibanjiri komentar dari suporter.
Profil dan Statistik Kadek Raditya
Kadek Raditya Maheswara lahir di Denpasar, 13 Juni 1999, dan kini berusia 26 tahun. Berposisi sebagai bek tengah, ia memiliki tinggi 1,78 meter dengan kaki dominan kanan. Kadek bergabung dengan Persebaya pada 1 Juli 2023 dan sempat memperpanjang kontrak pada Juni 2024.
Nilai pasarnya kini berada di kisaran Rp 2,61 miliar, menempatkannya sebagai salah satu bek lokal berpengalaman di kompetisi domestik.
Pada putaran pertama Super League 2025/2026, Kadek hanya tampil tiga kali dengan total 88 menit bermain. Meski begitu, statistik individunya tetap solid: akurasi umpan 90 persen, lima intersep, dua sapuan, dan tiga kali pemulihan bola.
Arah Baru Persis dan Persebaya
Perombakan di Persis Solo dan Persebaya Surabaya mencerminkan dua klub besar yang tengah mencari bentuk terbaiknya. Persis bergerak agresif demi bertahan, sementara Persebaya melakukan evaluasi mendalam sesuai visi jangka panjang Bernardo Tavares.
Hingga kini, tiga pemain lokal telah dilepas Persebaya. Dua di antaranya sudah menemukan pelabuhan baru: Rizky Dwi ke Garudayaksa FC dan Rendy Oscario ke Semen Padang.
Respons Bonek pun beragam—emosional namun tetap optimistis—menanti hasil dari proses pembaruan yang tengah berjalan.

