Bernardo Tavares Bidik Gustavo Fernandes, Bek Portugal Ini Bikin Bonek Berharap
![]() |
| Gustavo Fernandes dikabarkan jadi kepingan terakhir Bernardo Tavers di Persebaya Surabaya. (Instagram @_guufernandes99) |
AMANAH INDONESIA, SURABAYA -- Pergerakan Persebaya Surabaya di bursa transfer kembali menyedot perhatian publik sepak bola nasional.
Kali ini, sorotan tertuju pada Gustavo Fernandes, bek tengah asal Brasil dengan nilai pasar mencapai Rp 4,35 miliar, yang disebut-sebut sebagai kepingan terakhir dalam puzzle racikan pelatih Bernardo Tavares.
Isu tersebut langsung memantik antusiasme Bonek dan Bonita, terutama karena Persebaya dinilai tengah berada di fase krusial memperkuat fondasi pertahanan jelang musim kompetisi.
Kabar ketertarikan Persebaya terhadap Gustavo Fernandes pertama kali mencuat dari akun pemantau transfer sepak bola yang dikenal cukup kredibel, @gosball. Informasi ini dengan cepat menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter.
“Persebaya akan mendatangkan centre back asal Brazil, Gustavo Fernandes (26th). Musim ini ia bermain di Liga 2 Portugal untuk FC Penafiel. Ini dia, Persebaya memBRAZILkan diri,” tulis @gosball.
Manuver ini menguatkan arah kebijakan Persebaya di bawah Bernardo Tavares. Setelah lebih dulu mengamankan tanda tangan Bruno Paraiba dan Jefferson Silva, manajemen tampak konsisten membangun skuad bernuansa Brasil—menggabungkan fisik kuat, teknik mumpuni, dan agresivitas permainan.
Gustavo Fernandes bukan nama sembarangan. Pemain bernama lengkap Gustavo Fernandes Henrique Querino, kelahiran Osasco, Brasil, 5 Juli 1999, dikenal sebagai bek tengah modern dengan karakter lugas dan agresif.
Dengan tinggi badan 1,95 meter dan kaki dominan kiri, Gustavo dinilai ideal mengisi sisi kiri jantung pertahanan—posisi yang selama ini menjadi perhatian utama Persebaya Surabaya.
Keunggulannya tidak hanya terletak pada duel udara, tetapi juga mobilitas tinggi.
Sorotan lain datang dari daya jelajahnya. Bersama FC Penafiel di Liga Portugal 2, Gustavo tercatat mampu menempuh jarak 9,2 hingga 10,1 kilometer per pertandingan—angka yang tergolong istimewa untuk seorang bek tengah. Ia aktif menutup ruang, berani membantu build-up, dan cepat kembali ke posisi bertahan.
Profil dan Statistik
Secara kontrak, Gustavo Fernandes masih berstatus pemain FC Penafiel. Ia bergabung sejak 4 Juli 2024 dan terikat hingga 30 Juni 2026. Meski demikian, performa konsistennya membuat namanya masuk radar klub-klub luar Portugal.
Sepanjang karier profesionalnya, Gustavo telah mencatatkan 60 pertandingan resmi, dengan kontribusi 3 gol dan 5 assist—catatan yang terbilang produktif untuk seorang bek tengah. Dari sisi disiplin, ia mengoleksi 11 kartu kuning dan satu kartu kuning kedua, dengan total 4.534 menit bermain, menandakan kepercayaan tinggi dari pelatih.
Bersama FC Penafiel:
-
Musim 2024/2025: 21 pertandingan, 1 assist, 1.097 menit bermain
-
Musim 2025/2026: 405 menit bermain, 5 gol, 2 kartu kuning
Produktivitas gol, terutama dari situasi bola mati, menjadi nilai tambah signifikan yang relevan dengan kebutuhan Persebaya.
Jika transfer ini terealisasi, Gustavo Fernandes berpotensi menjadi solusi ideal bagi lini belakang Persebaya Surabaya. Kombinasi tinggi badan, kaki kiri, stamina kuat, serta pengalaman kompetisi Eropa memberi dimensi baru bagi pertahanan Green Force.
Kehadirannya juga akan melengkapi dominasi pemain Brasil di skuad, menciptakan chemistry yang diharapkan mampu menghadirkan pertahanan lebih solid dan konsisten sepanjang musim.
Kini, publik Surabaya tinggal menunggu pengumuman resmi. Bagi Bonek, Gustavo Fernandes bukan sekadar nama baru, melainkan simbol keseriusan manajemen Persebaya Surabaya untuk menutup celah di sektor belakang dan bersaing di level tertinggi.
Jika benar bergabung, Gustavo diyakini menjadi kepingan terakhir yang menyempurnakan puzzle Bernardo Tavares.
