Sosial Media
0
HEADLINE NEWS
    Home Dwi Hartono Headline Hukum dan Kriminal Muhammad Ilham Pradipta Pembunuhan

    Dwi Hartono Terseret Kasus Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih, Sosoknya Sering Bantu Pelajar

    "Salah seorang dari empat otak pelaku penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Muhammad Ilham Pradipta, dikenal dermawan. "

    1 min read

    Dwi Hartono dikenal luas sebagai pengusaha muda sukses. (Instagram @klanhartono)


    AMANAH INDONESIA, JAKARTA --Dwi Hartono (DH), salah satu dari empat otak pelaku penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Muhammad Ilham Pradipta, ternyata cukup dikenal di kampung halamannya.

    Melalui yayasan Hartono Fondation, DH kerap menyalurkan beasiswa kepada pelajar. Salah satu penerimanya adalah siswi asal Lampung Utara, korban penyekapan dan rudapaksa pada Maret 2024.

    Sejumlah mantan anak buahnya pun mengaku terkejut mendengar DH terlibat dalam kasus ini. “Enggak kak, orangnya baik banget soalnya, suka kasih beasiswa juga, makanya lumayan kaget dengar beritanya,” ungkap akun TikTok @obat nyamuk.

    DH diketahui berasal dari Kabupaten Tebo, Jambi. Ayahnya dikenal sebagai pengusaha swalayan sekaligus bos karet. “Iya, sekecamatan kami. Kalau bapaknya di sini punya swalayan dan bos karet,” ujar UR, warga setempat, Senin (25/8). Ia menambahkan, DH juga kerap memberi sumbangan bagi masyarakat.

    Meski begitu, keluarga DH disebut berasal dari Pemalang, Jawa Tengah. DH sendiri telah merintis bisnis di bidang pendidikan sejak 2014, sebelum akhirnya terjun ke usaha properti di Jakarta.

    Kabar penetapan DH sebagai tersangka membuat warga Tebo kaget. “Warga di sini baru tahu juga setelah viral malam ini, jadi ada kaget,” kata UR lagi.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi membenarkan penangkapan terhadap empat otak pelaku penculikan dan pembunuhan Kacab BRI. “Benar, 4 orang otak penculikan telah diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

    Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya masih mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk Dwi Hartono. (*)



    Additional JS